MAN 5 Garut Gelar Sosialisasi dan Penyusunan Program Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
- superadmin
- 22/05/2026
- 0 comments
Garut – MAN 5 Garut kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilanjutkan dengan Penyusunan Program Kurikulum Berbasis Cinta untuk ditetapkan dalam Dokumen I Kurikulum MAN 5 Garut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB, bertempat di Ruang Pertemuan MAN 5 Garut, dengan suasana yang penuh semangat, kolaboratif, dan produktif.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala MAN 5 Garut, Dr. H. Sudi Priyambodo, M.Pd., para Wakil Kepala Madrasah, Kepala Urusan Tata Usaha, Pengawas Bina Madrasah, perwakilan Komite Madrasah, serta seluruh anggota Tim Pengembang Kurikulum (TPK) MAN 5 Garut. Acara dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Ibu Iin Lina Setiawati, S.Pd., yang mengawal jalannya kegiatan dari awal hingga akhir dengan tertib dan penuh semangat, sehingga seluruh rangkaian agenda dapat berjalan lancar dan efektif.
Dalam sesi pembukaan, Kepala MAN 5 Garut Dr. H. Sudi Priyambodo, M.Pd. menyampaikan pentingnya implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang lebih humanis dan berorientasi pada pembangunan karakter peserta didik. Dalam arahannya beliau menegaskan, “Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar konsep, tetapi sebuah gerakan bersama untuk menghadirkan pendidikan yang memanusiakan manusia. Madrasah harus menjadi rumah kedua yang nyaman, tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, dan kasih sayang. Jika pendidikan dibangun dengan cinta, maka akan lahir generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter.” Pernyataan tersebut menjadi penguat semangat seluruh peserta untuk bersama-sama mewujudkan nilai-nilai cinta dalam setiap aspek pendidikan di madrasah.
Pada sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar, tujuan, serta strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, yang menitikberatkan pada nilai kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, pembentukan akhlakul karimah, serta penguatan budaya belajar yang sehat dan positif. Kurikulum ini diharapkan mampu mendorong terciptanya proses pembelajaran yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati, kepedulian sosial, dan hubungan harmonis antar seluruh warga madrasah.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan agenda inti berupa penyusunan program implementasi Kurikulum Berbasis Cinta oleh Tim Pengembang Kurikulum MAN 5 Garut. Dalam forum tersebut, seluruh peserta terlibat aktif dalam diskusi dan perumusan strategi yang nantinya akan dituangkan ke dalam Dokumen I Kurikulum MAN 5 Garut. Berbagai program dirancang secara sistematis, mulai dari integrasi nilai-nilai cinta dalam pembelajaran di kelas, penguatan budaya madrasah, pembiasaan sikap toleransi dan moderasi, hingga pengembangan kegiatan yang mendorong tumbuhnya kepedulian sosial peserta didik.
Melalui kegiatan ini, MAN 5 Garut berharap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang religius, inklusif, inspiratif, dan membahagiakan. Dengan kolaborasi seluruh unsur madrasah, kurikulum ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam akhlak, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan visi besar MAN 5 Garut dalam mencetak insan yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.(NF)
(Kontributor: Nasyrul Fu’adz)