MAN 5 Garut > Breaking News > MAN 5 Garut Susun Dokumen 1 Kurikulum 2026/2027, Perkuat Ekoteologi, Karakter, dan Evaluasi Pembelajaran

MAN 5 Garut Susun Dokumen 1 Kurikulum 2026/2027, Perkuat Ekoteologi, Karakter, dan Evaluasi Pembelajaran

MAN 5 Garut menggelar kegiatan Penyusunan Dokumen 1 Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (15/6/2026) bertempat di Gedung SBSN MAN 5 Garut. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini dilaksanakan oleh Tim Pengembang Kurikulum (TPK) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran pada tahun ajaran mendatang.

 

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Kepala MAN 5 Garut, Dr. H. Sudi Priyambodo, M.Pd., Kepala Urusan Tata Usaha Aruni Kisman W., S.Pd., Pengawas Bina Madrasah H. Epid, M.Pd., Ketua Komite Madrasah Suganda, S.Ag., M.Ag., para Wakil Kepala Madrasah, serta 20 anggota Tim Pengembang Kurikulum.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 5 Garut, Dr. H. Sudi Priyambodo, M.Pd., menegaskan pentingnya penyusunan Dokumen 1 Kurikulum sebagai pedoman utama dalam penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Ia menekankan bahwa proses penyusunan harus diawali dengan evaluasi yang menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada tahun-tahun sebelumnya.

 

“Dokumen kurikulum yang disusun harus lahir dari hasil evaluasi yang objektif dan komprehensif. Setiap capaian, kendala, serta kebutuhan yang muncul dalam proses pembelajaran perlu menjadi bahan pertimbangan agar kurikulum yang dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah menekankan beberapa prioritas yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan kurikulum tahun ajaran 2026/2027. Salah satunya adalah penguatan ekoteologi sebagai implementasi nilai-nilai keagamaan yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, madrasah memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran ekologis yang berlandaskan ajaran Islam kepada seluruh peserta didik.

Selain itu, penguatan pendidikan karakter juga menjadi fokus utama. Nilai-nilai religius, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, serta semangat kebangsaan diharapkan dapat terintegrasi secara sistematis dalam seluruh program pembelajaran dan budaya madrasah.


Tidak kalah penting, Dr. Sudi juga menyoroti perlunya sistem evaluasi pembelajaran yang terukur dan akuntabel. Evaluasi yang baik diharapkan mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan kompetensi peserta didik sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu pendidikan.

Sementara itu, Pengawas Bina Madrasah, H. Epid, M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum harus mengacu pada regulasi yang berlaku serta mampu mengakomodasi kebutuhan madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia berharap seluruh anggota Tim Pengembang Kurikulum dapat bekerja secara kolaboratif sehingga menghasilkan dokumen yang berkualitas dan implementatif.

Melalui kegiatan ini, Tim Pengembang Kurikulum MAN 5 Garut melakukan pembahasan dan penyempurnaan berbagai komponen Dokumen 1 Kurikulum, mulai dari karakteristik madrasah, visi, misi, tujuan, pengorganisasian pembelajaran, program pengembangan diri, hingga sistem evaluasi yang akan diterapkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Dengan tersusunnya Dokumen 1 Kurikulum yang komprehensif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, MAN 5 Garut optimis dapat terus menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, berwawasan lingkungan, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.  (NF)

 

(Kontributor: Nasyrul Fu’ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *