Dari Adiwiyata hingga Zona Integritas, Capaian MAN 5 Garut Dapat Apresiasi Kepala Kanwil Kemenag Jabar
- superadmin
- 10/06/2026
- 0 comments
Garut (10/06/2026) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, melakukan kunjungan kerja ke MAN 5 Garut dalam rangka meninjau progres dan kesiapan madrasah menghadapi penilaian Zona Integritas (ZI). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN 5 Garut tersebut juga dirangkaikan dengan pembinaan kepegawaian bertema Penguatan Pembangunan Zona Integritas bagi seluruh pegawai madrasah.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kanwil didampingi sejumlah pejabat
dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, di antaranya Dr. H. Agus Sutisna. Turut hadir mendampingi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. Saepulloh, Kasubag Tata Usaha Kemenag Garut, H. Endang Sutiana, beserta jajaran pejabat lainnya. Kegiatan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 5 Garut.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 5 Garut, Dr. H. Sudi Priyambodo, menyampaikan berbagai capaian dan perkembangan madrasah yang menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan. Ia melaporkan bahwa pembangunan Zona Integritas di MAN 5 Garut telah memasuki tahapan penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI).
Selain itu, MAN 5 Garut juga terus menunjukkan prestasi yang membanggakan. Madrasah yang telah meraih predikat Adiwiyata Nasional tersebut saat ini sedang mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Mandiri. Di bidang perlindungan anak, MAN 5 Garut berhasil memperoleh penghargaan sebagai Madrasah Ramah Anak dari Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. Tidak hanya itu, dalam program Gapura Panca Waluya yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, MAN 5 Garut berhasil meraih peringkat kedua tingkat KCD Wilayah XI.
Usai menerima laporan, Kepala Kanwil memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh pegawai. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan integritas seluruh aparatur.
“Jangan sampai ada aduan dari masyarakat. Pelayanan yang baik dan profesional menjadi kunci agar pembangunan Zona Integritas berjalan dengan lancar dan sukses,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan dan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap kegiatan sebagai pedoman kerja yang jelas dan terukur. Selain itu, evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan pada setiap tahapan program agar perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Dalam aspek penguatan karakter dan spiritualitas ASN, H. Dudu Rohman mengingatkan agar seluruh pegawai senantiasa berpikir positif dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, setiap persoalan pasti memiliki jalan keluar apabila dihadapi dengan ikhtiar dan keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan solusi terbaik.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa guru dan ASN Kementerian Agama memiliki peran strategis yang tidak dapat dipisahkan dari tugas mengajak masyarakat kepada kebaikan dan kebenaran. Oleh karena itu, nilai-nilai integritas harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kanwil juga mengapresiasi berbagai capaian MAN 5 Garut, terutama dalam pengembangan program ekoteologi melalui Adiwiyata, pembangunan Zona Integritas, serta berbagai prestasi yang telah diraih. Ia berharap seluruh warga madrasah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi madrasah.
Kunjungan dan pembinaan ini menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar MAN 5 Garut untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berprestasi. (NF)
Kontributor: Nasyrul Fu’adz